5 Strategi Jitu Berbisnis Properti Menguntungkan Anti Boncos (Rugi)

Strategi Berbisnis Properti ~ Kalau kamu punya uang tabungan kira-kira mau buat apa? Kalau masih bingung, buat berbisnis aja! Merintis usaha sejak muda itu sangat menguntungkan. Salah satunya biar cepat mapan. Terutama dari segi finansial. Buat kamu yang belum tahu mau terjun ke bisnis apa, coba deh geluti bidang properti. Bisnis di bidang ini bisa bikin kamu menang banyak. Apalagi kalau kamu tau dan mau menerapkan strategi berbisnis properti yang menguntung seperti yang akan dibocorkan berikut ini.

Tips Berbisnis Properti

Bisnis properti nyatanya memang banyak dilirik orang. Wajar aja sih, karena semua butuh properti, terutama tanah dan rumah. Semakin tahun, harga semakin naik gila-gilaan, terutama di lokasi-lokasi strategis. Itulah mengapa bisnis properti termasuk bisnis yang paling aman, karena tidak ada risiko sama sekali. Selain itu, bisnis ini juga tidak mengharuskan kamu buat punya modal banyak. Kamu bisa memulainya dari modal cukup dulu. Asal kamu mau menerapkan strategi berbisnis proper berikut ini, pasti menguntungkan. Jadi, kalau tiba-tiba kaya raya mendadak, jangan kaget ya!

Bisnis Property

1. Selektif Memilih Developer

Bisnis properti tidak bisa jauh dari pengembang atau developer, terutama buat kamu yang mau berbisnis properti dalam lingkup yang besar. Dalam hal ini pengembang memegang peranan sangat penting, sehingga kamu perlu mengetahui rekam jejaknya. Biar nggak kena tipu. Karena faktanya tidak sedikit pengembang yang ingkar janji, terutama dalam hal pemberian batas waktu proyek dan ketidaksesuaian material untuk membangun. Tentu kamu nggak mau mengalaminya kan? So, untuk menghindarinya, carilah pengembang atau mitra yang terpercaya amanah dan baik.

Bagaimana cara memilih developer terbaik? Pertama, cek sumber daya manusianya (SDM), apakah berkualitas atau tidak, pernah menangani proyek-proyek besar atau tidak, pernah memiliki margin error tinggi apa tidak? Pengembang yang baik pastilah memiliki SDM yang berkualitas, berpengalaman dengan banyak proyek-proyek besar dan yang paling penting adalah pengembang tersebut memiliki margin error yang sangat rendah. Bekerja sama dengan mitra yang terpercaya baik dan amanah akan memberikan ketenangan dan kenyamanan. Jadi, point ini sangat penting dicermati, apalagi buat kamu yang baru saja terjun ke bisnis properti ini.

Baca Juga : Desain Rumah Minimalis Terbaru

2. Lokasi Properti Strategis

Lokasi properti strategis pasti menjadi incaran banyak orang, sehingga kemungkinan laku pun cepat. Sekalipun dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, ditambah dengan fasilitas yang mumpuni, properti di lokasi strategis pasti banyak yang mengantre untuk membeli. Itulah mengapa selain mencari pengembang terbaik, tugas kamu biar sukses jadi pebisnis properti adalah cari properti yang berlokasi di tempat yang strategis.

Bagaimana cara menentukan apakah properti yang kamu incar itu berlokasi di tempat strategis atau tidak? Caranya adalah perhatikan ke sekitarnya. Properti yang lokasinya strategis itu dekat dengan pusat keramaian, akses jalan yang mudah lagi baik dan fasilitas publik, seperti rumah sakit, lembaga pendidikan, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya. Meskipun harga properti di tempat strategis seperti itu, namun permintaan selalu tinggi. Harga jualnya pun akan mudah terkerek naik. Dengan begitu, kamu bisa dapat untung banyak.

3. Cari Properti Dengan Banyak Fasilitas

Semakin banyak fasilitas yang dimiliki properti, maka akan lebih menguntungkan. Apalagi jika properti tersebut berada di tempat strategis. Lokasi strategis dengan fasilitas yang lengkap adalah kriteria kesempurnaan dalam bisnis properti. Jadi, kalau kamu sudah menemukan properti dengan kriteria di atas, nggak usah nunggu lama, ambil! Jangan ragu, karena harga jual properti yang berada di lingkungan strategis dan dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas akan jauh lebih banyak dicari orang. Itu artinya, kemungkinan laku cepat akan tinggi.

Memang sih, harga properti dalam kategori ini biasanya dibanderol dengan harga yang mahal. Tapi tetap saja harga yang dibanderol lebih tinggi tersebut tidak mengurangi minat masyarakat untuk memilikinya. Bahkan perumahan yang memiliki banyak fasilitas justru selalu lebih laris daripada harga perumahan yang memiliki fasilitas minim. Sekalipun murah masih kalah dengan perumahan yang berfasilitas lengkap. Apalagi lokasinya sangat strategis.

Bahkan saat ini telah banyak pengembang yang mengembangkan mixed-use project. Artinya tidak hanya rumah dan fasilitas di dalamnya yang diunggulkan, tapi juga lingkungan sekitar didesain semenarik dan sebermanfaat mungkin. Salah satunya adalah dengan didirikannya fasilitas-fasilitas umum, seperti pusat perbelanjaan, sarana olahraga, lembaga pendidikan, tempat pelayanan kesehatan dan lain sebagainya.

Tujuannya biar para penghuni perumahan tersebut bisa memenuhi kebutuhan hidupnya di satu titik saja. Hal ini selaras dengan tren kaum millennial dan modern untuk bisa mendapatkan kebutuhannya hanya dengan duduk atau berkutat di sekitar tempat tinggal saja. Lebih hemat waktu, hemat energy, hemat biaya juga.

4. Mengetahui Standar Harga

Selain developer dan properti itu sendiri, harga juga patut untuk kamu pelajari. Namanya juga pengen untung, jadi kamu perlu mengetahui pergerakan harga properti. Jangan sampai kamu kudet dalam urusan ini. Kalau iya, bisa-bisa menjual properti dengan harga yang sudah basi. Kan bisa rugi bandar namanya.

Bagaimana cara mengetahui pergerakan harga properti? Kamu bisa survey seberapa progresif naik turunnya harga properti di wilayah sekitar tempat properti kamu berdiri. Tidak hanya itu, kamu juga perlu mempertimbangkan kualitas bangunan, berikut dengan material yang digunakan untuk membangun (jika properti dalam bentuk rumah), lokasi dan fasilitas. Jika dibilang, mengetahui pergerakan harga properti ini adalah gabungan dari beberapa tips dan strategi sukses berbisnis di bidang properti. Jadi, kalau kamu sudah bisa menerapkan point-point di atas sebelum point ini, yakin deh, point ini pasti akan mudah kamu lewati.

Dengan mengetahui pergerakan harga, kamu bakal tahu mana harga properti yang dijual dengan harga murah dan mana yang mahal. Selain itu, dengan acuan pergerakan harga tersebut, kamu juga mengetahui kapan saat terbaik untuk menjual properti dan kapan saat terbaik untuk menahannya. Intinya jangan terburu-buru, karena bisnis properti merupakan investasi jangka panjang. Jika keputusan properti ditahan, kamu tetap bisa mendapatkan pundi-pundi uang dengan cara menyewakannya. Jadi, tetap nggak rugi, kan? Tapi tetap untung. Jadi, tidak salah memang kalau bisnis properti disebut sebagai bisnis paling menguntungkan.

5. Kenali Resiko Lokasi

Ini merupakan satu hal yang sulit saat anda akan menentukan untuk berinvestasi di bidang properti. Ada kalanya tempat yang anda beli merupakan sebuah lokasi yang mempunyai faktor resiko akibat bencana alam maupun sengketa yang kemungkinan akan muncul di kemudian hari. Untuk meminimalisir hal seperti ini wajib diketahui sejarah atau asal – usul riwayat tanah dengan cara cek di kantor Badan Pertanahan atau di kelurahan setempat.

6. Pilih Model Yang Kekinian

Dalam hal membeli rumah atau apartemen, maka ada hal penting yang tak boleh diabaikan yakni pemilihan model rumah serta desain lay out nya. Perhatikan apakah rumah tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik, penempatan kamar tidur maupun kamar mandi yang fleksibel, atau bahkan anda bisa mencari property dengan taman minimalis sehingga memberikan relaksasi bagi keluarga yang tinggal.

Bila dicermati dari point-point tersebut di atas, untuk bisa untung dari bisnis properti cukup mudah dijalankan kan? Jadi jangan ragu lagi. Kalau punya modal dan kamu serius mau berbisnis, bisnis properti aja. Satu lagi, jika kamu terjun ke bisnis seperti ini, jangan sekali-kali menumpuk di satu tempat. Artinya, kamu tidak disarankan untuk membeli properti di hanya satu tempat saja. Tapi belilah properti di tempat yang berbeda juga. Kalau perlu di luar kota. Karena di manapun tempatnya, bisnis properti memang selalu menggiurkan.

Ummu Nadia

Professional Blogger Concern Bidang Jurnalistik & Humaniora. Alumni Fakultas Sastra Universitas Airlangga Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *