5 Arti Garis Tangan Dan Cara Membacanya Berdasarkan Ilmu Palmistri

Posted on

Tahukah kamu kalau garis yang ada di telapak tangan kita ini sebenarnya memiliki arti? Yak, banyak orang yang sudah mempercayai hal ini hingga terkadang mereka datang ke peramal atau pihak yang memang bisa membaca arti garis tangan. Tujuannya tentu saja supaya tahu peruntungan mereka perihal asmara, karir, kesuksesan hidup, kesehatan, bahkan kehidupan perkawinan. Pola garis masing-masing individu memang berbeda, bahkan kadang dalam satu individu garis tangan kanan dan kiri saja berbeda.

Selain menggambarkan masalah peruntungan, pola garis tangan tersebut juga bisa menggambarkan kepribadian dari seseorang. Mungkin kamu sendiri masih penasaran dengan bagaimana sebenarnya kepribadian yang kamu miliki. Oleh sebab itu, tak ada salahnya untuk mencoba mengartikannya pada orang yang ahli. Bisa saja kamu membacanya sendiri jika menginginkannya. Tapi, kamu memang harus tahu betul bagaimana cara membacanya.

Ingin tahu secara lengkap bagaimana cara membaca arti garis tangan dan peruntungannya? Simak ulasannya di bawah ini.

Garis Tangan

Membaca pola garis tangan merupakan sebuah metode yang banyak digunakan oleh para peramal modern untuk mengetahui bagaimana kepribadian serta peruntungan orang tersebut. Mengartikan bagaimana jenis pola garis pada telapak tangan adalah salah satu bagian terpenting dalam membaca garis tangan. Di samping itu, membaca garis tangan juga membutuhkan pemahaman bahwa ada garis tangan yang disebut dengan garis utama (mayor) dan garis minor.

Salah satu cara membaca arti garis tangan adalah dengan metode garis mayor (garis utama pada telapak tangan). Berikut adalah cara-caranya :

Dalam ilmu ramal telapak tangan atau Palmistri, ada sebuah konsep yang disebut dengan tangan aktif dan tangan pasif. Tangan aktif adalah tangan yang dominan, lalu tangan lainnya yang tidak dominan disebut tangan pasif.

Tangan yang pasif tersebut merupakan tangan yang digunakan untuk membaca sifat atau karakteristik bawaan seseorang. Sedangkan tangan aktif digunakan untuk membaca bagaimana perubahan keadaan seseorang setelah melalui peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidup dan lainnya. Ketika menemukan perbedaan yang mencolok antara garis tangan aktif dan pasif, maka artinya orang tersebut sudah berusaha keras untuk bisa mengembangkan dirinya sendiri.

1. Temukan Garis Mayor

Pertama-tama, carilah empat garis mayor pada telapak tangan. Garis-garis ini terdiri dari garis jantung, kepala, hidup, dan nasib. Perlu diketahui bahwa tidak semua orang punya garis nasib. Mungkin saja salah satu garis kelihatan samar atau bahkan memang tidak ada. Garis jantung tampak mempunyai bentuk horizontal yang berada di bagian atas telapak tangan. Garis ini menunjukkan tentang bagaimana kondisi jantung kamu secara fisik dan kondisi hati secara emosi.

Kemudian garis kepala adalah garis yang juga berbentuk horizontal, tapi letaknya ada di tengah telapak tangan. Garis ini menunjukkan keadaan otak dan pikiran kamu. Garis kehidupan yakni garis lengkung yang berada di bagian dekat ibu jari. Garis ini punya arti yang menunjukkan tentang vitalitas, kekuatan serta kesejahteraan hidup.

Lalu garis nasib bentuknya vertikal dan panjangnya melintang dari bawah telapak tangan sampai ke bagian tengah. Memang tidak semua orang punya garis yang menunjukkan kesuksesan, pekerjaan dan karir ini.

Baca Juga : Melihat Watak Seseorang Dari Bentuk Wajah

2. Garis Jantung

Langkah kedua, cobalah baca garis jantung. Garis ini bisa kamu baca dari arah manapun, dari kelingking ke jari telunjuk atau sebaliknya. Jika garis jantung ini dimulai dari bagian bawah jari telunjuk, maka orang tersebut adalah orang pemilih dalam hal cinta. Garis jantung yang mulai dari bagian bawah jari tengah berarti orang tersebut egois dalam masalah cinta. Jika garisnya dimulai dari bagian tengah telapak tangan, berarti orang itu mudah mengalami jatuh cinta.

Bila garis jantung tidak ada, maka menandakan bahwa orang itu diatur oleh logikanya, bukan perasaan. Sedangkan jika garisnya tipis maka artinya orang itu terasing dan tidak begitu memperhatikan perasaannya.

Garis jantung yang berpola pendek dan lurus berarti orang tersebut tidak punya ketertarikan tentang romantisme. Tapi bila garisnya panjang dan keriting, maka berarti orang tersebut bisa mengekspresikan perasaannya dengan bebas. Lalu bila garisnya bergelombang, itu artinya ia punya banyak pacar dan tidak ada yang serius.

Garis jantung yang sejajar dengan garis kepala artinya orang tersebut bisa mengendalikan emosinya dengan baik. Jika garis jantungnya bersentuhan dengan garis hidup maka berarti ia adalah orang yang mudah patah hati. Garis yang terputus menandakan bahwa ia punya trauma secara emosional. Sementara garis dengan bentuk seperti rantai dapat menandakan bahwa ia depresi.

3. Garis Kepala

Langkah yang ketiga adalah dengan memeriksa garis kepala dan mulai mengartikannya. Orang yang tidak punya garis kepala pertanda bahwa ia adalah pemalas. Garis yang tampak samar artinya orang itu gampang lupa dan kesulitan berkonsentrasi serta suka mengkhayal. Garis yang dalam dan jelas menandakan bahwa orang tersebut punya ingatan yang bagus, konsentrasi baik dan sifatnya bijaksana.

Garis kepala dengan pola pendek berarti orang tersebut praktis dan tidak menyukai omong kosong. Garis yang panjang menandakan bahwa ia adalah orang yang fokus dan sangat sukses tapi memiliki keegoisan.

Sedangkan garis yang lurus artinya orang tersebut berpikir secara realistis, teratur, logis dan memperhatikan hal-hal detail. Garis dengan pola bergelombang artinya orang tersebut mudah gelisah namun punya perhatian yang sedikit. Lalu garis kepala yang berpola keriting atau miring ini berarti bahwa orang tersebut sangat kreatif.

Bila garis kepalanya dimulai dari garis kehidupan, hal ini berarti orang itu punya keinginan yang kuat. Tapi bila garis kepalanya terpisah dari garis kehidupan, maka tandanya orang tersebut suka berpetualang dan punya rasa antusias dalam hidupnya. Garis kepala yang terputus tandanya orang tersebut tidak konsisten dalam berpikir.

Jika ada garis yang memotong garis kepala, maka tandanya sebuah keputusan penting yang ia buat punya pengaruh besar dalam nasibnya. Namun bila ada bentuk rantai atau bulatan pada garis kepala, maka artinya ia punya konflik personal atau punya kesulitan emosional.

4. Garis Kehidupan

Selanjutnya langkah keempat adalah dengan membaca arti garis kehidupan. Jika orang tidak punya garis kehidupan, maka tandanya orang itu punya perasaan yang halus, tapi mudah merasa cemas. Jika garisnya tampak samar, maka artinya orang tersebut energinya lemah dengan kehidupan tanpa petualangan. Tapi jika garisnya dalam, maka artinya ia punya perjalanan hidup yang halus.

Garis kehidupan yang berbentuk panjang dan dalam artinya stamina kesehatan dan vitalitasnya baik. Garis yang pendek menandakan bahwa orang tersebut mudah dalam mengatasi masalah fisiknya.

Jika garis ini berbentuk keriting, maka artinya orang itu punya banyak energi. Sementara jika garisnya lurus dan letaknya dekat dengan ujung telapak tangan maka artinya ia adalah orang yang berhati-hati.

Garis yang dekat dengan ibu jari menandakan bahwa orang itu mudah merasa lelah. Namun bila garisnya melengkung hingga bentuknya seperti setengah lingkaran, maka hal ini menunjukkan kekuatan dan rasa antusiasmenya.

Perhatikanlah bila ada seseorang yang punya garis kehidupan lebih dari satu, karena ini berarti bahwa kekuatan dan vitalitasnya lebih besar. Garis kehidupan yang terputus artinya terdapat perubahan mendadak dalam gaya hidupnya. Tapi jika garis ini terputus pada kedua tangan, maka bisa saja menandakan ada penyakit serius. Jika bentuk garis lingkaran atau rantai maka artinya ia adalah orang yang rentan punya masalah kesehatan tapi kehidupannya bisa membawanya ke banyak arah berbeda.

5. Garis Nasib

Langkah yang terakhir adalah mengartikan garis nasibnya. Garis nasib yang terlihat dalam berarti orang tersebut dikendalikan dengan kuat oleh nasib. Tapi jika garis nasibnya menyatu dengan garis kehidupan, maka artinya ia adalah orang yang menentukan nasibnya sendiri dan sudah mengembangkan impiannya sejak awal.

Bila garisnya menyatu dengan garis kehidupan pada bagian tengah, maka hal ini menandakan bahwa titik terdalam di kehidupannya adalah saat ia harus mengorbankan kepentingan dirinya demi kepentingan orang lain. Bila garisnya dimulai dari dasar ibu jari, maka artinya ia memiliki hubungan yang kuat dengan para keluarga dan sahabatnya. Namun jika garisnya terputus dan berubah arah, ini artinya ada banyak perubahan yang terjadi dalam hidupnya akibat dari situasi eksternal.

Begitulah cara membaca arti garis pada tangan dan peruntungannya dengan metode garis utama atau garis mayor. Ada sebagian orang yang percaya dengan ramalan melalui garis tangan ini tapi banyak pula yang tidak. Semuanya tergantung pada diri kamu sendiri. Semoga ulasan ini membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *