Mengenal Olahraga Paralayang Dan Peralatannya

Ada banyak sekali macam-macam olahraga, dari mulai olahraga ringan seperti jogging, hingga olahraga kelas berat, seperti paralayang. Paralayang termasuk olahraga berat, karena ketika kamu melakukannya, adrenalin bakal naik dan jantung akan berdegup kencang. Makanya olahraga macam ini hanya diperuntukkan bagi kamu yang emang suka dengan olahraga pemacu adrenalin. Selain olahraga, paralayang juga tergolong wisata seru, lho. Bayangkan saja, ketika kamu melakukan kegiatan yang menyenangkan ini, kamu bisa menikmati keindahan wilayah dari ketinggian. Olahraga sekaligus wisata ini cocok banget buat kamu yang punya jiwa maskulin tinggi.

Olahraga Paralayang

Apakah Paralayang Itu ?

Sebenarnya apa sih paralayang itu? Mungkin kamu sering denger istilah ini, tapi arti yang lebih jelas belum begitu paham. Well, paralayang sejatinya adalah olahraga udara. Dalam Bahasa Inggris, paralayang berarti paragliding, yaitu olahraga terbang bebas menggunakan sayap kain yang dinamakan parasut yang lepas landas dengan kaki untuk tujuan rekreasi ataupun kompetisi. Olahraga dan wisata ini tergolong ekstrem. Tingkat keekstremannya pun tergolong cukup tinggi. Oleh karena itu, dalam melakukan kegiatan olahraga ini, kadang dilakukan oleh satu atau dua orang. Singkatnya, paralayang itu seperti terbang di udara sebagaimana layaknya terbang dengan pesawat terbang. Namun bedanya, kamu adalah pilotnya dan kamu tidak sedang membawa penumpang.

Selain termasuk olahraga, paralayang juga termasuk salah satu wisata. Biasanya paralayang akan dilakukan di bukit atau gunung, sehingga pada saat berada di atas dalam keadaan terbang, kamu bakal disuguhi pemandangan alam menakjubkan yang hanya kamu yang ngerasain dan menikmatinya. Olahraga dan wisata ini menggunakan kekuatan angin sebagai kekuatannya untuk terbang bebas sebagaimana burung. Nah, angin tersebutlah yang akan membuat parasut mampu melayang bebas di udara. Para pelaku paralayang disebut dengan pilot. Pilot duduk di suatu sabuk yang disebut dengan harness.

Olahraga petualangan bernama paralayang ini sebenarnya masih relatif baru, terutama di Indonesia. Pada tahun Pada tahun 1980, olahraga ini baru menggunakan kanopi skydiving sebagai modifikasinya. Pada saat terbang dan berada di atas, kamu bakal disuguhi pemandangan alam yang luar biasa indah, sehingga mampu memunculkan rasa gembira, relaksasi dan kekaguman yang bercampur menjadi satu. Itulah mengapa selain disebut sebagai olahraga, paralayang juga disebut sebagai wisata.

Peralatan Paralayang

Untuk bisa melakukan olahraga paralayang ini, kamu butuh peralatan paralayang yang terdiri dari sebagai berikut ini;

1. Harness atau sabuk (kursi menerbang)

Harness adalah sabuk yang dibutuhkan seorang pilot atau para pelaku paralayang untuk terbang. Harness terletak menggantung di bagian bawah sayap kain yang bentuknya ditentukan oleh ikatan tali dan tekanan udara yang memasuki ventilasi pada bagian depan sayap.

2. Parasut

Parasut sangat penting dalam olahraga paralayang. Peralatan ini diciptakan memang untuk lepas landas. Bentuknya elips yang terdiri dari dua lembar kain dari bagan nylon ropstop berporositas nol dengan tebal kurang lebih 44 g/m2. Kedua lembaran ini dihubungkan dengan lembaran tegak yang berfungsi untuk mempertahankan bentuknya. Lembaran tegak tersebut disebut dengan ribs dengan bentuk sel-sel yang berjumlah puluhan.

Sisi depan atau leading edge disebut dengan mulut sel menganga. Tujuannya adalah untuk membuat jalan agar angin dapat masuk. Sementara di sisi belakang atau trailing edge tertutup rapat. Tujuannya agar angin terperangkap, kemudian menciptakan tekanan di dalam parasut. Tali-tali berbahan Kevlar menjulur ke bawah dan disatukan dengan tambat atau riset, lalu dihubungkan dengan karabiner yang berada pada tempat duduk sang pilot.

Parasut adalah peralatan paralayang yang akan membuat kamu melayang bebas di udara, sehingga mampu menikmati panorama alam yang indah. Parasut memiliki beberapa jenis. Uniknya jenis parasut ini digunakan berdasarkan dengan tingkat kemahiran dari orang yang akan menggunakannya, misalnya parasut untuk kelas pemula, parasut untuk kelas menengah dan parasut untuk kelas profesional. Ukuran parasut juga wajib disesuaikan dengan ukuran dan berat badan sang penerbang. Untuk terbang berdua atau tandem terdapat parasut berukuran seperti ukuran XS, S, M,L dan LL.

Karena sifatnya yang sangat penting sebagai peralatan utama paralayang, maka parasut haruslah memenuhi standar kelayakan terbang. Ada dua standar uji kelayakan yang diakui secara internasional, yaitu AFNOR yang dikeluarkan oleh Asosiasi Layang Gantung Perancis dan Swiss (FSVL Dn SHV) dan Gutesiegel yang dikeluarkan oleh Asosiasi Layang Gantung Jerman (DHV).

3. Helmet

Helmet atau helm wajib digunakan ketika melakukan olahraga ekstrem paralayang ini. Peralatan paralayang ini akan melindungi kepala kamu dari hal-hal yang tidak diinginkan. Pokoknya wajib dipakai demi keamanan dan keselamatan selama terbang bebas di udara.

4. Ransel

Ransel ini digunakan untuk menyimpan peralatan yang nantinya digendong dan dibawa ke mana saja selama aktivitas melayang di udara tersebut dilakukan. Ransel ini digunakan untuk menyimpan peralatan paralayang lainnya.

5. Pakaian Penerbang

Ada beberapa macam pakaian penerbang, seperti baju terbang, sarung tangan dan sepatu berleher tinggi atau boot.

Selain kelima peralatan paralayang tersebut, ada beberapa peralatan pendukung lainnya, yaitu; Variometer (alat pengukur kecepatan vertical), Radio/HT, GPS, Windmeter (alat pengukur kecepatan angin) dan Peta lokasi terbang. Selain itu, kamu juga butuh parasut cadangan. Total berat peralatan paralayang biasanya sekitar 10 kg hingga 15 kg. Jadi sebenarnya tidak terlalu berat. Tapi tentu bergantung pada berat badan kamu juga.

Sangat beralasan jika paralayang merupakan kategori olahraga dan wisata yang mahal, karena harga peralatan lengkap mencapai sekitar 2000-3000 USD. Sementara jika bekas berkisar 500-1500. Wow, angka yang cukup fantastis. Makanya yang bisa melakukan kegiatan ekstrem sekaligus menyenangkan ini hanya mereka yang punya duit. Tapi duit yang dikeluarkan akan sebanding dengan hasil yang akan didapat. Kamu bisa terbang seperti burung atau pesawat terbang kemudian bebas menikmati keindahan bumi yang maha eksotis.

Buat kamu yang tertarik berlatih paralayang, kamu bisa mencari instruktur atau pelatih yang telah memiliki sertifikat. Sertifikat tersebut tentu saja yang telah diakui oleh organisasi paralayang di masing-masing negara. Misalnya Persatuan Olahraga Dirgantara Layang Gantung Indonesia-Federasi Aero Sport Indonesia/PLGI-FASI untuk negara Indonesia.

Paralayang bisa dilakukan oleh siapa saja, baik laki-laki maupun wanita, baik tua maupun muda. Meskipun demikian, peminat umur di bawah 18 haruslah sudah mengantongi izin dan restu dari kedua orang tua. Yang terpenting adalah pelaku paralayang sehat secara jasmani dan rohani. Selain itu, tidak memiliki riwayat penyakit jantung, karena dengan melakukan olahraga ini kemungkinan besar jantung kamu bakal merasa ngeri-ngeri sedap lantaran kamu bakal terbang tinggi. Selain jantung, seseorang dengan riwayat penyakit epilepsy juga tidak disarankan untuk melakukan aktivitas paralayang.

Memang sih, paralayang ini termasuk olahraga dan wisata yang ekstrem lagi cukup mahal. Maklum saja, peralatannya pun cukup banyak. Namun jika kamu yakin memiliki adrenalin yang tinggi, rugi banget kalau tidak mencicipi terbang bersama paralayang ini. Paling nggak sekali seumur hidup deh. Kapan lagi kamu bisa terbang tinggi sekaligus melihat keindahan alam yang disuguhkan begitu sempurna oleh Tuhan?