10 Kata Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Paling Tulus Dan Inspiratif

Hari Raya Idul Fitri pasti menjadi salah satu hari yang paling ditunggu-tunggu oleh kamu umat muslim. Wajar saja sih, karena pada moment ini biasanya seluruh anggota keluarga pada ngumpul di rumah. Bahkan yang selama ini berada di tanah rantau bela-belain mudik untuk berkumpul bersama keluarga di moment spesial tersebut.

Sayangnya tidak semua kerabat, saudara, keluarga, atau teman yang tidak bisa secara langsung saling mengunjungi dikarenakan alasan tertentu, misalnya tugas yang penting, berhalangan karena sakit, sedang melahirkan dan alasan lainnya. Meskipun tidak bertatap muka dan saling berjabat tangan, kamu bisa kok mengirim kata ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri, baik melalui pesan teks ataupun surat. Kali aja berkirim surat masih berlaku dan hal itu justru terasa lebih sweet.

Memang sih mengungkapkan kata ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri tidak hanya untuk mereka yang berada di tanah rantau yang jauh. Kamu juga bisa menuliskan kata-kata indah, tulus dan menyentuh sebagai bentuk ucapan suka cita moment lebaran dengan orang terdekat yang notabennya bisa kamu temui di sekitar tempat tinggal. Mau untuk orang yang berada di lokasi jauh ataupun dekat, ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri berikut ini terdengar sangat tulus dan menyentuh, sehingga pas untuk menggambarkan moment tersebut;

idul fitri

  1. Manusia memang tempatnya salah dan dosa, baik karena ucapan lidah, tindakan yang menyakiti ataupun hati yang dengki, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.

“Lidah bisa tajam dalam mengucapkan kata. Pun dengan hati juga bisa salah menuai dengki. Sementara tindakan juga bisa menyakiti. Di hari raya Idul Fitri yang dipenuhi dengan kesucian ini, mohon segala salah dan khilaf dimaafkan. Karena sesungguhnya tidak ada satupun manusia di dunia ini yang luput dari salah dan hanya Allah SWT lah yang memiliki segala bentuk kesempurnaan.”

Dalam menjalani hidup, sebagai manusia biasa memang tidak ada yang seratus persen bisa mengontrol lidah ataupun hati. Bahkan seringkali kita begitu gampang mengucapkan kata-kata yang membuat hati orang lain terluka dan sedih. Meskipun apa yang kita ucapkan tersebut dalam keadaan kita sadar/sengaja ataupun tidak.

Begitu pun dengan hati. Meskipun tidak terlihat, namun hati juga bisa salah dalam merespon keadaan ataupun memberikan umpan terhadap suatu tindakan seseorang. Bahkan yang lebih sadis lagi, tidak jarang hati berbisik nada jahat dan menyakitkan. Hari Raya Idul Fitri diciptakan untuk menghapus segala kesalahan-kesalahan tersebut, baik yang disebabkan oleh lidah maupun hati.

Memang sudah sepantasnya kita saling memaafkan pada hari spesial tersebut. Karena kita hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari salah dan dosa. Hanya Allah SWT lah yang memiliki segala bentuk kesempurnaan.

  1. Hari Raya Idul Fitri adalah waktu terbaik untuk saling bermaaf-maafan. Kalau tidak melakukannya, berarti orang tersebut termasuk orang yang sok suci

“Memohon maaf memang tidak harus pada moment Hari Raya Idul Fitri. Memberi maaf pun juga tidak harus pada moment Hari Raya Idul Fitri. Namun orang yang tidak mau memohon maaf dan memberikan maaf pada Hari Raya Idul Fitri adalah orang yang sok suci.”

Bener banget! Rangkaian kata-kata ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri tersebut memang seratus persen benar. Hari Raya Idul Fitri memang diciptakan untuk saling memaafkan satu dan lainnya, sehingga keduanya dan semua orang bisa kembali fitri yang berarti bersih atau suci. Kalau ada orang yang melewatkan moment tersebut, maka ia tidak lain adalah orang yang sok suci. Mungkin karena merasa sok suci, jadi tidak ingin meminta maaf dan memaafkan orang lain kali, ya!

Kata ucapan Hari Raya Idul Fitri memang membekas, namun terbatas. Artinya kamu harus jeli untuk memberikan kata ucapan ini kepada siapa. Tentunya kepada orang terdekat ataupun teman dan bukan atasan atau orang yang notabennya memiliki derajat lebih tinggi, seperti orang tua, kakak, paman dan lainnya.

  1. Bila kata, langkah dan hati menuai dusta, lara, prasangka dan luka, mohonkanlah maaf untuk segenap jiwa dan rasa.

“Bila kata merangkai dusta. Bila langkah membekas lara. Bila hati penuh prasangka. Bila ada langkah yang menorah luka. Mohon bukakan pintu maaf. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin.”

Jelas manusia memang tidak ada yang sempurna. Sebaik bagaimanapun sifat dan perangai seseorang, pastilah ia pernah berkata yang dusta, menimbulkan lara dan luka. Oleh sebab itu, Allah SWT memberikan kesempatan pada Hari Raya Idul Fitri untuk saling bermaaf-maafan dan secara sadar untuk membuka pintu maaf sebagaimana yang diajarkan dalam tuntunan agama islam. Sebagai penganut ajaran islam yang taat dan pingin masuk surga, sudah sepatutnya dong kita saling maaf-maafan pas Idul Fitri.

  1. Pada saat waktu ramadhan telah berakhir, pada saat itulah pintu lain terbuka lebar, yaitu pintu maaf untuk sama-sama menjadi suci kembali.

“Waktu mengalir bagaikan air. Hingga tak terasa ramadhan suci akan berakhir. Untuk salah yang pernah ada dan untuk khilaf yang sempat terucap, pintu maaflah yang selalu aku harap. “

Waktu memang berjalan begitu cepat. Apalagi pada saat moment-moment pada bulan Ramadhan yang merupakan bulan suci dimana pada rentang waktu ini Allah SWT memberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi hambaNya yang taat beribadah dan membelanjakan harta bendanya untuk hal-hal yang baik. Bulan ramadhan juga tergolong bulan yang asyik.

Dimana hanya pada bulan ini kamu bakal mengikuti salat tarawih, tadarus, sahur, buka dan ngabuburit. Saking asyiknya, terkadang sampai tidak sadar jika sebentar lagi bulan suci ramadhan akan segera berakhir. Bulan penuh berkah ini akan diganti dengan moment lebaran yang syarat dengan moment saling memaafkan. Tiada hal lain yang lebih indah, penting dan tinggi lagi mendamaikan kecuali saling memaafkan.

  1. Hari Raya Idul Fitri adalah ibarat angin yang akan menghapus semua tulisan dan menjadikannya bersih lagi fitri

“Ramadhan ibarat padang pasir. Sementara dosa ibarat tulisan. Ibarat tulisan di atas padang pasir, Hari Raya Idul Fitri adalah angin yang akan menghapus semua tulisan tersebut untuk membawa hati menjadi bersih dan fitri.”

Allah SWT telah menciptakan segala sesuatu dengan sangat sempurna. Pun dengan Hari Raya Idul Fitri yang bisa dikatakan sebagai bentuk hadiah bagi mereka yang telah sebulan penuh menjalankan kewajiban berpuasa dan ibadah-ibadah lainnya. Pada moment lebaran tersebut Allah SWT memberi kesempatan setiap makhluknya untuk kembali fitri, suci dan bersih, seperti tulisan yang dihapus. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan ini, ya.

Moment lebaran memang hadir sekali dalam satu tahun dalam kalender hijrah. Pada moment spesial ini, memang sudah seharusnya kita menyambut kesempatan baik untuk kembali suci, bersih dan fitri seperti bayi yang baru lahir. Siapa juga yang tidak mau suci seperti bayi? Semua bisa sih, asalkan syaratnya mau maaf-maafan. Meskipun berada di tempat yang jauh dan terpisah oleh jarak, kamu tetap bisa maaf-maafan. Salah satunya dengan berkirim kaca ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri.